Tampilkan postingan dengan label Perintah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perintah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Maret 2014

Rusak Hati

Posted by Unknown On 18.12 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Hati adalah sesuatu yang sugoi dari ciptaan Allah swt. Hati berbeda dengan akal dan sangat sulit menjelaskan apa yang dimaksud dengan hati. Meskipun zaman sudah canggih, sampai saat ini belum ada yang mampu menciptakan hati. Untuk itulah kita harus menjaga hati jangan sampai kita merusaknya. Rusak? Apakah hati bisa rusak? Jawabannya Ya. Berikut adalah sebab-sebab rusaknya hati.

1. Orang yang berbuat dosa dan mengandalkan taubat terus menerus.
Jangan sampai ketika kita ingin melakukan dosa kita berfikir bahwa “manusia adalah tempatnya dosa”, “semua manusia pasti punya salah”, “ahh cuma dosa kecil”, “setelah melakukan dosa ini taubat saja”, sesungguhnya itulah bisikan-bisikan syetan dan janganlah kita terjerumus kedalam tipu dayanya. Banyak yang tidak sadar bahwa pemikiran inilah salah satu penyebab rusaknya hati seseorang.
Kalau diumpamakan hati itu bagaikan kertas. Jika kita menggoreskan dosa lalu suatu saat dihapus dan dilakukan terus menerus yang terjadi adalah kertas itu menjadi rusak karena terlalu sering dicoret dan dihapus.

2. Mempunyai ilmu dan pengetahuan tapi tidak diamalkan
 Ilmu hanyalah titipan yang diberikan Allah kepada kita yang dikehendakinya. Untuk itulah jika kita mendapat kepercayaan untuk diberikan ilmu kita tidak boleh memendam ilmu itu sendirian. Karena ilmu harus dimanfaatkan untuk kehidupan semua orang. Apa ruginya kita menyebarkan ilmu, malah dengan menyebarkan ilmu kita menjadi semakin kuat dengan ilmu tersebut bukan malah ilmu itu hilang dari kita.
Jadi sebarkanlah ilmu dan pengetahuan yang benar, bukan malah menjerumuskan teman dengan ilmu yang salah.

3. Beramal tetapi tidak Ikhlas
Mengapa beramal tetapi tidak ikhlas, padahal harta yang kita punya tidak lain hanyalah titipan yang Allah berikan kepada kita. Jadi apa ruginya kita mengembalikan apa yang memang milik-Nya, meskipun memang milik Allah tapi Allah memberikan pahala yang tak ternilai bagi siapa saja yang mengamalkan sebagian hartanya.
Maka dari itu beramal lah dengan ikhlas. Karena dunia ini hanya sementara dan semua harta yang kita miliki hanyalah titipan yang akan ditanyai pertanggung jawabannya.

4. Menerima rizqi namun tidak bersyukur
Banyak orang tidak sadar akan rizqi yang ia dapatkan, misal menghirup udara, itu adalah rizqi yang tak ternilai tetapi banyak orang tidak menyadari betapa cintanya Allah kepada hambanya. Banyak orang terbuai akan nikmatnya rizqi yang Allah berikan sehingga lupa bersyukur kepada Sang Pemberi rizqi.
Tips dalam bersyukur, ketika kita berdoa mulailah dengan bersyukur. Misal : “ya Allah saya bersyukur engkau telah memberikan kepintaran ini dan ya Allah semoga saya semakin pintar lagi aamiin”. Itu adalah contoh jika kita ingin menjadi lebih pintar lagi tetapi kita tidak lupa bersyukur kepada-Nya.

5. Tidak ridho akan takdir Allah
Mengapa kita harus mempermasalahkan pembagian yang Allah berikan. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu tidak ketahui. Jadi tidak seharusnya kita menentang takdir Allah karena Allah lebih mengetahui apa yan terbaik untuk kita. Kita manusia hanya bisa berencana tapi Allah yang menentukannya.

6. Tidak mengambil pelajaran dari kematian seseorang
Sesungguhnya setiap kematian sesorang mempunyai nasehat-nasehat yang tidak akan kalian dapat dari orang hidup. Kita jadi mengerti bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, semua dari kita pasti akan meninggalkan dunia yang fana ini. jadi ambilah pelajaran dari kematian tersebut.
Misal: ada orang yang meninggal karena over dosis oleh minuman alcohol, berarti pelajaran yang kita dapat adalah bahwa minuman alcohol diharamkan karena berbahaya bagi tubuh kita, Allah tidak akan melarang sesuatu tanpa sebab yang pasti.


Itulah beberapa penyebab rusaknya hati seseorang. Semoga kita dijauhkan dari perbuatan di atas, semoga kita dapat selalu menjaga hati kita. Jika masih ada yang melakukan perbuatan diatas bertaubatlah sebelum terlambat karena waktu akan terus bergulir.

Senin, 27 Januari 2014

Shalat itu Kebutuhan

Posted by Unknown On 17.35 | 3 comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Ada suatu hal di dunia yang sangat mudah dilakukan, yaitu meninggalkan shalat. Saya sangat heran, kenapa ada manusia yang tidak melakukan ibadah shalat tapi dia masih saja mengaku sebagai orang muslim. Sedangkan kita tahu sendiri, bahwa rukun islam yang kedua adalah shalat.
Shalat ini wajib ! bahkan melebihi wajib. Shalat adalah kebutuhan umat muslim, dengan shalat kita bisa membangun tiang agama dengan berdiri tinggi dan kokoh. Karena disebut juga shalat itu adalah tiangya agama.

Timbul pertanyaan dalam pikiran saya, Kenapa banyak muslim tidak melakukan shalat? Padahal Allah selalu memberi kita rezek berupa kehidupan, kita hidup di dunia milik Allah saw, kita menghirup udara yang diberi oleh Allah Ta’ala. Hanya beberapa menit kita melakukan shalat tapi kenapa kita sangat susah melakukannya. Bagaimana kalau kenikmatan menghirup udara dihentikan dalam beberapa menit? Apa kita sanggup hidup tanpa kenikmatan Allah saw. Jawabannya Tidak, tapi kenapa kita tidak mematuhi aturannya, malah mendekati larangannya. Ingat bahwa dunia ini hanya sementara.

Bagaimana cara kita membuat shalat menjadi kebutuhan. Pada dasarnya kita harus mengenali siapa Tuhan kita, siapa pemimpin kita, termasuk kaum siapakah kita. Jika kita sudah mengenal siapa Tuhan kita, coba kita dekati Tuhan kita, kenali lebih banyak tentang-Nya. Jika kita telah mengenal-Nya Insya Allah kita akan tahu betapa Allah saw sangat mencintai kita, betapa cintanya Rasulullah kepada kaumnya, betapa mulianya Rasul terakhir kita. Jika kita sudah merasakan Cinta kepada Allah saw dan rasul-Nya Insya Allah kita takkan sanggup meninggalkan perintahnya dan tidak ingin mendekati larangannya. Meskipun godaan menghadang Insya Allah kita akan bertahan pada perintah Allah Ta’ala.

Jangan lalai terhadap shalat, jika adzan berkumandang segerakan lah mengambil air wudhu dan shalat. Karena amal yang lain dilihat dari shalatnya, jika shalat kita baik maka amal yang lain juga baik tapi sebaliknya, jika shalat kita tidak baik maka amal yang lain juga tidak baik. Percuma saja jika kita berinfak sebanyak apapun jika tidak shalat tidak ada gunanya.

Rukun islam itu harus dilakukan bertahap, pertama syahadat dan kedua shalat. Jika kita melakukan shalat tanpa syahadat tidak ada gunanya, begitupun jika kita melakukan rukun islam dibawahnya seperti infak atau naik haji tanpa melaksanakan rukun islam shalat tidak ada gunanya.Tidak seperti syahadat yang dilakukan sekali, shalat dilakukan seumur hidup kita, 5 waktu dalam sehari.

Maka dari itu Jadikanlah Shalat itu Kebutuhan !

Blogroll

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Site Rank