Tampilkan postingan dengan label Rasululloh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rasululloh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Januari 2014

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad saw memiliki hati yang sangat mulia dan tak tertandingi. Seperti yang akan saya ceritakan di artikel ini.

Pada waktu itu ada seorang pengemis yahudi yang mengalami kebutaan, dia hidup seorang diri. Disini lah kisah berawal, ada seseorang yang bertemu dengan seorang Yahudi tersebut dan dia merasa iba terhadapnya. Diberikan lah makanan kepada seorang Yahudi tersebut, lalu orang itu menyuapi seorang Yahudi tersebut dengan penuh kasih sayang. Orang itu tidak memberitahu dirinya yang sebenarnya.

Tak lama dari itu Nabi Muhammad saw meninggal. Tepat dengan meninggalnya Nabi Muhammad saw, seorang yang sering memberi makan si Yahudi tidak dating. Si yahudi tersebut bertanya-tanya kenapa orang tersebut tidak datang kembali menyuapinya. Tak berapa lama, dalam kebingungannya si yahudi didatangi oleh Abu Bakar dan memberi makan kepada yahudi tersebut.

”Kau tahu Nabi Muhammad saw?” Abu Bakar bertanya kepada si Yahudi.

Dia menjawab. ”Orang itu adalah orang yang sangat kubenci, hei kau bukan orang yang biasa menyuapiku makan !”
Abu Bakar berkata “Memang apa bedanya ?”

Si yahudi berkata “Orang yang biasa memberiku makan menyuapiku dengan penuh kasih sayang, dia melunakan makanannya terlebih dahulu. Aku selalu bercerita tentang orang yang mengaku Nabi terakhir yang sangat kubenci. Setelah selesai menyuapiku dia selalu mencium keningku”

“Orang itu adalah nabi Muhammad saw” sambil menangis Abu Bakar berkata.

Lalu si yahudi menyesal telah menceritakan hal buruk tentang Nabi Muhammad. Dia bertaubat dan langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dihadapan Abu Bakar.

Memang tidak ada habisnya jika menceritakan kemuliaan Nabi Muhammad saw. Tidak cukup jika menceritakannya dalam artikel.
Ya mungkin seperti itulah yang saya dengarkan di khutbah kumat di tempat saya. Mohon maaf bila ceritanya kurang lengkap.


Salah satu alasan begitu mulianya Nabi Muhammad saw adalah karena Operasi Hati yang dilakukan Malaikat.

Minggu, 12 Januari 2014

Muslim itu harus Jujur

Posted by Unknown On 18.44 | 1 comment
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Nabi Muhammad adalah sosok yang harus menjadi teladan bagi kita semua. Beliau pun termasuk sebagai orang paling berpengaruh nomor 1 sepanjang masa. Dalam artikel ini saya akan membahas sedikit tentang sifat kejujuran rasulullah SAW.

Berikut adalah hadits tentang perintah Rasulullah untuk melakukan kejujuran dan melarang kedustaan.
Dari Abdullah (bin Mas’ud) ra. berkata, “Rasulullah SAW. bersabda: “Hendaklah kalian berlaku jujur, sebab kejujuran itu mengantar kepada kebaikan dan kebaikan itu mengantar ke surga dan senantiasa orang itu berlaku jujur dan terus menerus berlaku jujur sehingga dicatat di sisi Allah selaku orang yang jujur. Dan janganlah kalian berlaku dusta, sebab dusta mengantar kepada kedurhakaan dan kedurhakaan itu mengantar kepada neraka, dan senantiasa orang itu yang berdusta dan terus menerus berdusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR. Bukhari Muslim).

Orang-orang Quraisy waktu itu berpikir bahwa Rasulullah SAW berbohong, karena Beliau bisa melakukan perjalanan dari Mekah menuju Al Aqsa atau yang kita kenal dengan Isra’ dalam waktu kurang dari semalam. Padahal pada masa itu kendaraan yang paling cepat hanyalah onta, dengan waktu paling cepat 2 bulan untuk mengantar seseorang bolak-balik dari Mekah ke Palestina.
Jadi menurut orang Quraisy, mana mungkin ada manusia yang bisa pulang pergi begitu cepat bagaikan kilat, pasti Beliau itu berbohong, pikir mereka.

Dilihat dari jaman-jaman sebelumnya seperti kisah Nabi Sualeman yang memindahkan singgasana secepat kedipan mata, bukan hal yang mustahil mukjizat seperti itu terjadi kembali di jaman Nabi Muhammad SAW.
Padahal kenyataannya Beliau adalah manusia yang jujur sehingga digelari al-amin. Bahkan sejak muda nya Beliau paling terkenal dengan kejujurannya di seantero Arab, dengan kejujurannya pun dia juga dipercaya banyak orang sehingga bisnis jual-belinya pun mendapati kesuksesan.

Intinya adalah  janganlah terlalu mengagumi akal kita sehingga kita melupakan Yang Menciptakan akal itu sendiri. bersikaplah sesederhana mungkin.

Kamis, 09 Januari 2014

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad memiliki hati yang sangat suci. Mengapa beliau memiliki hati yang sangat bersih? Mungkin salah satu alasannya karena kejadian berikut.
Sewaktu kecil, Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sedang menggembalakan kambing yang dimiliki oleh keluarga Halimah binti Abi Dzuaib dari Kabilah as Sa’diyah, tiba-tiba beliau didatangi dua malaikat, lalu keduanya membelah dada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengeluarkan bagian yang kotor dari hatinya. Peristiwa ini telah dijelaskan oleh Anas bin Malik dalam hadits shahih yang diriwayatkan Imam Muslim.

Telah dijelaskan sendiri oleh Nabi Muhammad dalam sebuah hadits. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

... فَبَيْنَمَا أَنَا مَعَ أَخٍ لِي خَلْفَ بُيُوْتِنَا نَرْعَى بِهِمَا لَنَا إِذْ أتَانِي رَجُلاَنِ – عَلَيْهِمَا ثِيَابٌ بِيْضٌ- بِطَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ مَمْلُوْءٍ ثَلْجًا ثُمَّ أَخَذَانِي فَشَقَّا بَطْنِي ثُمَّ اسْتَخْرَجَا قَلْبِي فَشَقَّاهُ فَاستخْرَجَا مِنْهُ عَلَقَةً سَوْدَاءَ فَطَرَحَاهُ ثُمَّ غَسَلاَ قَلْبِي وبَطْنِي بِذَلِكَ الثَّلْجِ حَتَّى أَنْقَيَاه ُ…

"Ketika aku sedang berada di belakang rumah bersama saudaraku (saudara angkat) menggembalakan anak kambing, tiba-tiba aku didatangi dua orang lelaki-mereka mengenakan baju putih-putih dengan membawa baskom yang terbuat dari emas penuh dengan es. Kedua orang itu menangkapku, lalu membedah perutku. Keduanya lalu mengeluarkan hatiku dan membedahnya, lalu mereka mengeluarkan gumpalan hitam darinya dan membuangnya. Kemudian keduanya membersihkan dan menyucikan hatiku dengan air itu sampai bersih".

Dalam sebuah hadits oleh Imam Ahmad juga disebutkan :

فَأَقْبَلاَ يَبْتَدِرَانِي فَأَخَذَانِي فَبَطَحَانِي إِلَى الْقَفَا فَشَقَّا بَطْنِي ثُمَّ اسْتَخْرَجَا قَلْبِي فَشَقَّاهُ فَأَخْرَجَا مِنْهُ عَلَقَتَيْنِ سَوْدَاوَيْنِ

"…… keduanya lalu bersegera mendekati dan memegangiku. Kemudian aku ditelentangkan, kemudian membedah perutku. Kedua malaikat itu mengeluarkan hati dari tempatnya dan membedahnya. Selanjutnya mereka mengeluarkan dua gumpalan darah hitam darinya ……"

Dari dua riwayat di atas dapat kita ketahui, bahwa peristiwa Operasi Hati yang dilakukan kedua malaikat kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah mutlak terjadi.

Banyak kaum-kaum yang menolak kebenaran dari hadits ini, alasannya karena peristiwa ini tidak logis. Kenapa tidak logis? Di zaman sekarang sudah banyak peralatan canggih yang memungkinkan manusia mendonorkan bagian tubuhnya. Kenapa bagi malaikat itu tidak mungkin? Sungguh zhalim orang yang berfikiran seperti itu. Adapula kaum orientalis yang mengatakan bahwa peristiwa itu hanya dongeng belaka dan mereka menganggap peristiwa itu hanyalah pengalaman rohani belaka, bukan peristiwa yang terjadi secara nyata. Mereka juga mengatakan hadits itu diceritakan oleh anak kecil yang belum banyak mengetahui apa-apa.
Kita sebagai umat islam yang berakal seharusnya wajib mengimani dan menerima dengan lapang dada tanpa mencari-cari atau mengalihkan makna yang sebenarnya.

Imam al Qurthubi, dalam kitab al Mufhim mengatakan, penolakan terhadap peristiwa operasi dada Nabi Muhammad pada malam Isra’ dan Mi’raj tidak perlu ditanggapi, karena orang-orang yang meriwayatkan adalah orang-orang yang terpercaya dan dikenal banyak orang.


Dalam dalil oleh Imam Muslim dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu diceritakan :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَاهُ جِبْرِيلُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَلْعَبُ مَعَ الْغِلْمَانِ فَأَخَذَهُ فَصَرَعَهُ فَشَقَّ عَنْ قَلْبِهِ فَاسْتَخْرَجَ الْقَلْبَ فَاسْتَخْرَجَ مِنْهُ عَلَقَةً فَقَالَ هَذَا حَظُّ الشَّيْطَانِ مِنْكَ ثُمَّ غَسَلَهُ فِي طَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ بِمَاءِ زَمْزَمَ ثُمَّ لَأَمَهُ ثُمَّ أَعَادَهُ فِي مَكَانِهِ وَجَاءَ الْغِلْمَانُ يَسْعَوْنَ إِلَى أُمِّهِ يَعْنِي ظِئْرَهُ فَقَالُوا إِنَّ مُحَمَّدًا قَدْ قُتِلَ فَاسْتَقْبَلُوهُ وَهُوَ مُنْتَقِعُ اللَّوْنِ
قَالَ أَنَسٌ وَقَدْ كُنْتُ أَرْئِي أَثَرَ ذَلِكَ الْمِخْيَطِ فِي صَدْرِهِ

"Bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam didatangi oleh Malaikat Jibril ketika beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam sedang bermain dengan beberapa anak. Jibril kemudian menangkapnya, menelentangkannya, lalu Jibril membelah dada. Jibril lalu mengeluarkan hatinya, dan mengeluarkan dari hati beliau segumpal darah beku sambil mengatakan “Ini adalah bagian setan darimu”. Jibril kemudian mencucinya dalam wadah yang terbuat dari emas dengan air zam-zam, lalu ditumpuk, kemudian dikembalikan ke tempatnya. Sementara teman-temannya menjumpai ibunya (maksudnya orang yang menyusuinya) dengan berlari-lari sambil berkata: “Sesungguhnya Muhammad telah dibunuh”. Kemudian mereka bersama-bersama menjumpainya, sedangkan dia dalam keadaan berubah rona kulitnya (pucat). Anas mengatakan: “Saya pernah diperlihatkan bekas jahitan di dadanya”.

Dengan demikian, meskipun banyak orang yang menolak tapi saya anggap hadits ini soheh. Kita sebagai umat islam harus meyakini peristiwa tersebut.

Blogroll

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Site Rank