Tampilkan postingan dengan label Nabi Muhammad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nabi Muhammad. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Januari 2014

Waktu doa yang baik

Posted by Unknown On 22.03 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..



Manusia tidak lepas dari keinginan dan hasrat ingin mendapatkan sesuatu. Untuk itulah kita berdoa kepada Allah swt agar bisa mengabulkan keinginan yang dia sampaikan. Allah swt sangat mencintai orang yang berdoa kepadanya, begitu juga sebaliknya, Allah swt membenci orang yang tidak berdoa kepadanya. Sungguh Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Tapi kita jangan berburuk sangka jika doa kita tidak dikabulkan, karena Allah swt lebih mengetahui apa yang lebih baik untuk kita daripada diri kita sendiri.

Kenapa kita tidak berdoa? Apa susahnya berdoa? Kita punya banyak waktu hidup di dunia, apa susahnya kita meluangkan beberapa menit dari 24 jam untuk berdoa kepada-Nya. Terkadang kita terlalu sibuk pada kehidupan dunia dan kita hanya berdoa secepat kilat. Usahakanlah meluangkan waktu untuk berdoa dengan sungguh-sungguh.

Berdoa itu bagaikan mengamen, jika kita mengamen dengan bagus yang mendengarkan juga tidak ingin cepat-cepat memberi uang karena tidak ingin kita berhenti menyanyi. Tapi sebaliknya, jika kita mengamen dengan jelek, yang mendengarkan langsung memberi uang agar kalian segera pergi. Jadi berbangga dirilah kalian jika doa kalian belum dikabulkan, karena Allah swt ingin kita lebih dekat lagi kepada-Nya dan Allah swt masih ingin mendengarkan doa-doa mu yang sangat indah.  

Meskipun berdoa bisa dilakukan dimana saja tapi kita tidak boleh berdoa di tempat yang tidak layak, misalkan di wc. Untuk mendapatkan ridhonya dan kesempurnaan dalam berdoa ada tempat yang tepat untuk kita berdoa, sebagai berikut.

1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir
Seperti tiga malam adalah waktu yang penuh berkah. Kebanyakan orang pada waktu itu sedang menikmati tidurnya dengan pulas tapi jika ada orang yang sudah bangun dan mengambil air wudhu lalu melakukan sholat malam dan berdoa, pastinya sungguh luar biasa orang tersebut. Dalam keheningan malam tentunya dia juga berdoa sangat khusyu karena tidak ada gangguan dari siapapun. Rasulullah saw pun mengistimewakan watu sepertiga malam. Oleh karena itu Insya Allah doa kita akan dikabulkan oleh-Nya. aamiin.


2. Ketika berbuka puasa
Waktu berbuka puasa adalah waktu yang penuh keberkahanm karena diwaktu itu manusia menikmati rezeki dari Allah swt, setelah menahan berpuasa pada pagi dan siang harinya. Kita pun harus menahan nafsu kita untuk makan secepatnya dan berdoa lebih dahulu. Oleh karena itu manfaatkan lah waktu berbbuka puasa dengan berdoa.


3. Ketika malam lailatul qadar
Sebagaimana kita ketahui, malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Qur’an. Malam ini lebih utama daripada 1000 bulan.
Untuk itulah pada malam lailatul qadar kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan berdoa.

4. Ketika adzan berkumandang
Selain dianjurkan menjawab adzan dengan lafazh yang sama, dianjurkan juga untuk berdoa, karena disebutkan juga didalam hadits, bahwa doa pada waktu berkumandangnya adzan adalah tidak tertolak dan kecil kemungkinannya untuk ditolak.

5. Di antara adzan dan iqamah
Waktu jeda antara adzan dan iqamah adalah doa yang tidak tertolak. Kita pun tentunya harus ada di masjid sebelum waktu adzan dan iqamah yang berarti kita tidak boleh terlambat datang ke masjid jika kita ingin berdoa pada waktu ini. Jadi berguna juga untuk melatih kedisplinan kita dalam beribadah.

6. Ketika sedang sujud dalam shalat
Dikatakan didalam hadits bahwa seseorang sangat dekat dengan Allah swt ketika dia bersujud. Oleh karena itu kita harus memanfaatkan waktu tersebut untuk berdoa.

7. Ketika akhir sholat wajib
Maksudnya akhir sholat wajib tersebut adalah sebelum salam. Rasulullah saw menganjurkan berdoa sebelum selesai shalat bukan setelah shalat, Allah pun bersabda pada surat An Nisa ayat 103 bahwa setelah selesai sholat maka berdzikirlah. Jadi Allah swt menganjurkan berdzikir setelah sholat bukan berdoa. Jika ada pertanyaan “ Apakah disyariatkan berdoa setelah sholat?” jawabannya Tidak. Karena setelah sholat disyariatkan untuk berdzikir. Tetapi tidak apa-apa juga jika kita melakukannya.

Sungguh disayangkan kebanyakan umat muslim membiasakan doa setelah shalat wajib bukan sebelum sholat selesai sholat. Jika ada waktu yang disyariatkan untuk berdoa kenapa kita melakukan yang tidak disyariatkan.


Di artikel diatas ada 7 waktu yang baik untuk berdoa, tapi masih ada lagi 6 waktu untuk berdoa yang akan saya bahas di artikel Waktu doa yang baik (part 2). J

Minggu, 19 Januari 2014

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad saw memiliki hati yang sangat mulia dan tak tertandingi. Seperti yang akan saya ceritakan di artikel ini.

Pada waktu itu ada seorang pengemis yahudi yang mengalami kebutaan, dia hidup seorang diri. Disini lah kisah berawal, ada seseorang yang bertemu dengan seorang Yahudi tersebut dan dia merasa iba terhadapnya. Diberikan lah makanan kepada seorang Yahudi tersebut, lalu orang itu menyuapi seorang Yahudi tersebut dengan penuh kasih sayang. Orang itu tidak memberitahu dirinya yang sebenarnya.

Tak lama dari itu Nabi Muhammad saw meninggal. Tepat dengan meninggalnya Nabi Muhammad saw, seorang yang sering memberi makan si Yahudi tidak dating. Si yahudi tersebut bertanya-tanya kenapa orang tersebut tidak datang kembali menyuapinya. Tak berapa lama, dalam kebingungannya si yahudi didatangi oleh Abu Bakar dan memberi makan kepada yahudi tersebut.

”Kau tahu Nabi Muhammad saw?” Abu Bakar bertanya kepada si Yahudi.

Dia menjawab. ”Orang itu adalah orang yang sangat kubenci, hei kau bukan orang yang biasa menyuapiku makan !”
Abu Bakar berkata “Memang apa bedanya ?”

Si yahudi berkata “Orang yang biasa memberiku makan menyuapiku dengan penuh kasih sayang, dia melunakan makanannya terlebih dahulu. Aku selalu bercerita tentang orang yang mengaku Nabi terakhir yang sangat kubenci. Setelah selesai menyuapiku dia selalu mencium keningku”

“Orang itu adalah nabi Muhammad saw” sambil menangis Abu Bakar berkata.

Lalu si yahudi menyesal telah menceritakan hal buruk tentang Nabi Muhammad. Dia bertaubat dan langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dihadapan Abu Bakar.

Memang tidak ada habisnya jika menceritakan kemuliaan Nabi Muhammad saw. Tidak cukup jika menceritakannya dalam artikel.
Ya mungkin seperti itulah yang saya dengarkan di khutbah kumat di tempat saya. Mohon maaf bila ceritanya kurang lengkap.


Salah satu alasan begitu mulianya Nabi Muhammad saw adalah karena Operasi Hati yang dilakukan Malaikat.

Minggu, 12 Januari 2014

Muslim itu harus Jujur

Posted by Unknown On 18.44 | 1 comment
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Nabi Muhammad adalah sosok yang harus menjadi teladan bagi kita semua. Beliau pun termasuk sebagai orang paling berpengaruh nomor 1 sepanjang masa. Dalam artikel ini saya akan membahas sedikit tentang sifat kejujuran rasulullah SAW.

Berikut adalah hadits tentang perintah Rasulullah untuk melakukan kejujuran dan melarang kedustaan.
Dari Abdullah (bin Mas’ud) ra. berkata, “Rasulullah SAW. bersabda: “Hendaklah kalian berlaku jujur, sebab kejujuran itu mengantar kepada kebaikan dan kebaikan itu mengantar ke surga dan senantiasa orang itu berlaku jujur dan terus menerus berlaku jujur sehingga dicatat di sisi Allah selaku orang yang jujur. Dan janganlah kalian berlaku dusta, sebab dusta mengantar kepada kedurhakaan dan kedurhakaan itu mengantar kepada neraka, dan senantiasa orang itu yang berdusta dan terus menerus berdusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR. Bukhari Muslim).

Orang-orang Quraisy waktu itu berpikir bahwa Rasulullah SAW berbohong, karena Beliau bisa melakukan perjalanan dari Mekah menuju Al Aqsa atau yang kita kenal dengan Isra’ dalam waktu kurang dari semalam. Padahal pada masa itu kendaraan yang paling cepat hanyalah onta, dengan waktu paling cepat 2 bulan untuk mengantar seseorang bolak-balik dari Mekah ke Palestina.
Jadi menurut orang Quraisy, mana mungkin ada manusia yang bisa pulang pergi begitu cepat bagaikan kilat, pasti Beliau itu berbohong, pikir mereka.

Dilihat dari jaman-jaman sebelumnya seperti kisah Nabi Sualeman yang memindahkan singgasana secepat kedipan mata, bukan hal yang mustahil mukjizat seperti itu terjadi kembali di jaman Nabi Muhammad SAW.
Padahal kenyataannya Beliau adalah manusia yang jujur sehingga digelari al-amin. Bahkan sejak muda nya Beliau paling terkenal dengan kejujurannya di seantero Arab, dengan kejujurannya pun dia juga dipercaya banyak orang sehingga bisnis jual-belinya pun mendapati kesuksesan.

Intinya adalah  janganlah terlalu mengagumi akal kita sehingga kita melupakan Yang Menciptakan akal itu sendiri. bersikaplah sesederhana mungkin.

Kamis, 09 Januari 2014

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad memiliki hati yang sangat suci. Mengapa beliau memiliki hati yang sangat bersih? Mungkin salah satu alasannya karena kejadian berikut.
Sewaktu kecil, Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sedang menggembalakan kambing yang dimiliki oleh keluarga Halimah binti Abi Dzuaib dari Kabilah as Sa’diyah, tiba-tiba beliau didatangi dua malaikat, lalu keduanya membelah dada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengeluarkan bagian yang kotor dari hatinya. Peristiwa ini telah dijelaskan oleh Anas bin Malik dalam hadits shahih yang diriwayatkan Imam Muslim.

Telah dijelaskan sendiri oleh Nabi Muhammad dalam sebuah hadits. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

... فَبَيْنَمَا أَنَا مَعَ أَخٍ لِي خَلْفَ بُيُوْتِنَا نَرْعَى بِهِمَا لَنَا إِذْ أتَانِي رَجُلاَنِ – عَلَيْهِمَا ثِيَابٌ بِيْضٌ- بِطَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ مَمْلُوْءٍ ثَلْجًا ثُمَّ أَخَذَانِي فَشَقَّا بَطْنِي ثُمَّ اسْتَخْرَجَا قَلْبِي فَشَقَّاهُ فَاستخْرَجَا مِنْهُ عَلَقَةً سَوْدَاءَ فَطَرَحَاهُ ثُمَّ غَسَلاَ قَلْبِي وبَطْنِي بِذَلِكَ الثَّلْجِ حَتَّى أَنْقَيَاه ُ…

"Ketika aku sedang berada di belakang rumah bersama saudaraku (saudara angkat) menggembalakan anak kambing, tiba-tiba aku didatangi dua orang lelaki-mereka mengenakan baju putih-putih dengan membawa baskom yang terbuat dari emas penuh dengan es. Kedua orang itu menangkapku, lalu membedah perutku. Keduanya lalu mengeluarkan hatiku dan membedahnya, lalu mereka mengeluarkan gumpalan hitam darinya dan membuangnya. Kemudian keduanya membersihkan dan menyucikan hatiku dengan air itu sampai bersih".

Dalam sebuah hadits oleh Imam Ahmad juga disebutkan :

فَأَقْبَلاَ يَبْتَدِرَانِي فَأَخَذَانِي فَبَطَحَانِي إِلَى الْقَفَا فَشَقَّا بَطْنِي ثُمَّ اسْتَخْرَجَا قَلْبِي فَشَقَّاهُ فَأَخْرَجَا مِنْهُ عَلَقَتَيْنِ سَوْدَاوَيْنِ

"…… keduanya lalu bersegera mendekati dan memegangiku. Kemudian aku ditelentangkan, kemudian membedah perutku. Kedua malaikat itu mengeluarkan hati dari tempatnya dan membedahnya. Selanjutnya mereka mengeluarkan dua gumpalan darah hitam darinya ……"

Dari dua riwayat di atas dapat kita ketahui, bahwa peristiwa Operasi Hati yang dilakukan kedua malaikat kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah mutlak terjadi.

Banyak kaum-kaum yang menolak kebenaran dari hadits ini, alasannya karena peristiwa ini tidak logis. Kenapa tidak logis? Di zaman sekarang sudah banyak peralatan canggih yang memungkinkan manusia mendonorkan bagian tubuhnya. Kenapa bagi malaikat itu tidak mungkin? Sungguh zhalim orang yang berfikiran seperti itu. Adapula kaum orientalis yang mengatakan bahwa peristiwa itu hanya dongeng belaka dan mereka menganggap peristiwa itu hanyalah pengalaman rohani belaka, bukan peristiwa yang terjadi secara nyata. Mereka juga mengatakan hadits itu diceritakan oleh anak kecil yang belum banyak mengetahui apa-apa.
Kita sebagai umat islam yang berakal seharusnya wajib mengimani dan menerima dengan lapang dada tanpa mencari-cari atau mengalihkan makna yang sebenarnya.

Imam al Qurthubi, dalam kitab al Mufhim mengatakan, penolakan terhadap peristiwa operasi dada Nabi Muhammad pada malam Isra’ dan Mi’raj tidak perlu ditanggapi, karena orang-orang yang meriwayatkan adalah orang-orang yang terpercaya dan dikenal banyak orang.


Dalam dalil oleh Imam Muslim dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu diceritakan :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَاهُ جِبْرِيلُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَلْعَبُ مَعَ الْغِلْمَانِ فَأَخَذَهُ فَصَرَعَهُ فَشَقَّ عَنْ قَلْبِهِ فَاسْتَخْرَجَ الْقَلْبَ فَاسْتَخْرَجَ مِنْهُ عَلَقَةً فَقَالَ هَذَا حَظُّ الشَّيْطَانِ مِنْكَ ثُمَّ غَسَلَهُ فِي طَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ بِمَاءِ زَمْزَمَ ثُمَّ لَأَمَهُ ثُمَّ أَعَادَهُ فِي مَكَانِهِ وَجَاءَ الْغِلْمَانُ يَسْعَوْنَ إِلَى أُمِّهِ يَعْنِي ظِئْرَهُ فَقَالُوا إِنَّ مُحَمَّدًا قَدْ قُتِلَ فَاسْتَقْبَلُوهُ وَهُوَ مُنْتَقِعُ اللَّوْنِ
قَالَ أَنَسٌ وَقَدْ كُنْتُ أَرْئِي أَثَرَ ذَلِكَ الْمِخْيَطِ فِي صَدْرِهِ

"Bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam didatangi oleh Malaikat Jibril ketika beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam sedang bermain dengan beberapa anak. Jibril kemudian menangkapnya, menelentangkannya, lalu Jibril membelah dada. Jibril lalu mengeluarkan hatinya, dan mengeluarkan dari hati beliau segumpal darah beku sambil mengatakan “Ini adalah bagian setan darimu”. Jibril kemudian mencucinya dalam wadah yang terbuat dari emas dengan air zam-zam, lalu ditumpuk, kemudian dikembalikan ke tempatnya. Sementara teman-temannya menjumpai ibunya (maksudnya orang yang menyusuinya) dengan berlari-lari sambil berkata: “Sesungguhnya Muhammad telah dibunuh”. Kemudian mereka bersama-bersama menjumpainya, sedangkan dia dalam keadaan berubah rona kulitnya (pucat). Anas mengatakan: “Saya pernah diperlihatkan bekas jahitan di dadanya”.

Dengan demikian, meskipun banyak orang yang menolak tapi saya anggap hadits ini soheh. Kita sebagai umat islam harus meyakini peristiwa tersebut.

Blogroll

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Site Rank