Selasa, 13 Mei 2014

Kerajaan Nabi Sulaeman

Posted by Arno Firdaus On 17.54 | 1 comment
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang, 
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Jika dilihat secara global mungkin kita berfikir bahwa teknologi zaman ini dengan dengan zaman-zaman dahulu pasti lebih canggih zaman sekarang. Jika kita membicarakan tentang Teknologi masa lalu banyak hal yang menarik seperti bangunan-bangunan yang megah seperti Borobudur di Indonesia atau Piramid di Mesir. Jadi apakah teknologi zaman dulu itu adalah peradaban dengan teknologi yang hebat ?

Jika iya, berarti teknologi zaman sekarang berarti belum ada apa-apanya dibandingkan dengan teknologi zaman dulu. Memang teknologi zaman dulu itu masih menjadi misteri. Apalagi jika kita membicarakan tentang Kerajaan Nabi Sulaeman.

Salah satu bukti dari majunya teknologi zaman dulu adalah kerajaan nabi Sulaeman. Di ceritakan di dalam Al-Quran bahwa nabi Sulaeman adalah orang yang bisa menaklukan bangsa hewan dan bangsa jin. Di kerajaannya yang sangat megah rakyat hidup sangat makmur. Banyak hal luar biasa yang berada di kerajaan ini dan mungkin di zaman ini masih belum ada yang seperti itu diantaranya:
  •  Teknologi Transportasi
          Diceritakan bahwa nabi Sulaeman pernah berpergian dengan sangat cepat, saking cepatnya disebutkan bahwa kendaraan nya bagaikan angin yang melaju sangat cepat. Perjalanan dari pagi hingga sore sama dengan satu bulan bagi orang biasa pada zaman waktu itu.Tapi mungkin bagi orang zaman sekarang hal itu adalah hal yang biasa saja. Tapi jika teknologi itu sudah ada zaman dulu, kenapa kita manusia harus mencari teknologi tersebut lagi. Allahualam.Di surat lain dijelaskan yaitu di surat Saba’ (34/13) bahwa para jin membuatkan nabi Sulaeman gedung-gedung yang tinggi dan piring-piring yang besarnya seperti kolam dan periuk yang tetap. Jika kita amati tentang kalimat piring-piring sebesar kolam apakah itu adalah piring terbang yang tidak lain adalah kendaraan Nabi Sulaeman yang dijelaskan secepat angin tersebut. Allahualam.
  • Teleportasi
Di zaman sekarang perpindahan atau pengiriman barang dengan cepat masih hanya sebatas data seperti poto, musik atau video. Di zaman Nabi Sulaeman pernah diceritakan di surat Al-Naml ayat 38 sampai dengan ayat 40. Diceritakan bahwa Nabi Sulaeman ingin memindahkan singgasana ratu bilqis yang dahulu adalah kaum penyembah matahari. Nabi Sulaeman ingin membuktikan kepada Ratu Bilqis bahwa karunia yang diberikan kepada Nabi Sulaeman tak tertandingi karena karunia itu datang dari Allah swt dan kita patut mensyukurinya.

Ketika Nabi Sulaeman memberi sayembara kepada siapa saja yang bisa memindahkan singgasana ratu bilqis, ada jin ifrit yang mempunyai kecerdasan lebih diantara jin-jin lainnya, dia menjanjikan kepada Nabi Sulaeman bahwa dia bisa memindahkan singgasana ratu bilqis ketika Nabi Sulaeman berdiri dari duduknya.
Tapi ada seorang anak buah Nabi Sulaeman yatu Ashif bin Barkiya yang disebutkan di Al-Quran sebagai orang yang mempunyai ilmu dari buku-buku dia berkata dia mampu memindahkan seluruh singgasana Ratu Bilqis ketika hanya dalam satu kedip mata.

Dalam kasus ini, ada 2 jenis makhluk yang mampu memindahkan singgasana itu secara cepat yaitu jin dan manusia. Jika berbicara tentang jin mungkin dia mempunyai kekuatan ghaib atau sihir untuk memindahkan singgasana tersebut. Tapi jika berbicara tentang anak buah Nabi Sulaeman dia adalah seorang manusia dan dituliskan dia mempunyai ilmu dari buku-buku yang berarti dia adalah seorang yang jenius yang sekarang disebut ilmuwan , dan berarti dia tidak memakai sihir melainkan teknologi. Berarti teknologi di zaman dahulu sudah mencapai yang kita belum bisa capai atau mungkin tidak akan bisa tercapai. Allahualam.

Dengan pernyataan-pernyataan diatas telah disimpulkan bahwa pada zaman Nabi Sulaeman adalah zaman yang paling canggih. Sampai saat ini masih belum ada yang bisa menandingi kecanggihan zaman tersebut. Dan pernyataan ini semakin kuat jika kita melihat Al-Quran Surat Saad (38:35) yang isinya menceritakan tentang Nabi Sulaeman yang berdoa agar Allah swt mengampuninya dan beliau meminta agar kerajaan atau peradaban yang beliau miliki tidak diturunkan kepada orang-orang sesudahnya. Pernyataan ini semakin menjelaskan bahwa kita tidak bisa melampaui kemajuan dan kebesaran zaman nabi Sulaeman.

Tapi kenapa Nabi Sulaeman meminta seperti itu. kalau menurut pendapat saya, jadi jika kita sebagai orang-orang setelah nabi sulaeman mendapatkan kemajuan dan kebesaran teknologi pada zaman Nabi Sulaeman maka yang ditakutkan Nabi Sulaeman adalah kita menjadi jumawa dan mengingkari karunia yang datag dari Allah swt ini. Beliau takut kita tidak bisa mensyukurinya karena teknologi yang sangat luar biasa itu.

Jadi pandailah dalam bersyukur, karena nikmat Allah swt tiada hentinya mengalir kepada kita.

Jumat, 21 Maret 2014

Terhambatnya Doa

Posted by Arno Firdaus On 18.00 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Berdoa adalah hal yang wajib jika kita menginginkan sesuatu. Tetapi banyak orang bertanya-tanya kenapa doa yang ia panjatkan tidak juga dikabulkan. Sebelum membaca penyebab terhambatnya doa alangkah baiknya membaca waktu doa yang baik. Jika waktu doa yang baik telah dilakukan tapi masih belum terkabul juga, mungkin salah satu alasan dibawah ini menjawab pertanyaan anda. Berikut sebab-sebab tidak dikabulkannya doa.

1. Tidak Khusyuk dan tidak merendahkan diri di hadapan Allah
Seringkali kali kita berdoa dengan tergesa-gesa, karena sedang sibuk ataupun hanya karena tidak ingin meninggalkan beberapa menit acara TV kesayangan kita. Seharusnya kita bisa meluangkan banyak waktu untuk berdoa agar kita bisa berkhusyuk dalam berdoa.
Dalam Al-Quran surat Al-A’raf ayat 55 Allah berfirman “Berdoalah kepada Rabbmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.”

Berdoa haruslah khusyuk dan berendah diri kepada Allah swt. Kita harus memakai hati kita untuk berdoa, jangan hanya berdoa karena nafsu belaka. Dan berdoalah dengan kata-kata yang indah dan suara yang lembut agar doanya dikabulkan. Secara logika pun jika kita meminta kepada sesama manusia dengan suara lembut dan bahasa yang baik pasti akan diberikan, begitupun sebaliknya jika hanya meminta dengan asal dan dengan bahasa yang biasa pastinya tidak akan diberikan.

2. Putus asa, merasa doanya tidak juga dikabulkan dan tergesa-gesa ingin doanya cepat dikabulkan
Sikap seperti ini adalah penghalangnya dikabulkannya doa. Seharusnya kita tidak boleh putus asa dan merasa doanya tidak dikabulkan karena kita berdoa kepada zat yang maha memberi dan Maha Segalanya.
Jika masih tidak terkabul jangan berpikir buruk dulu kepada Allah swt karena mungkin anda masih belum memikirkan dua aspek berikut.
  • Ada penghalang yang menghambat terkabulnya doa tersebut, misal : memutuskan hubungan kekerabatan, berdoa untuk keburukan, atau mengkonsumsi makanan yang haram.
  • Doanya akan diganti di akhirat nanti, atau dia dipalingkan dari keburukan yang terdapat dalam isi doanya. Untuk itulah berdoa sebanyak karena tidak akan rugi orang yang banyak berdoa, karena banyak kebaikan dari doa tersebut.

3.  Berdoa untuk keburukan
Tentunya ini sangatlah tidak pantas, bayangkan saja apakah kita pantas beroda untuk keburukan kepada Allah swt? Jika pun dikabulkan bukanlah Allah yang mengabulkan melainkan jin yang melakukannya. Jadi berdoalah untuk kebaikan, karena Allah hanya menerima doa-doa yang tulus dari hatinya dan Allah pun tau apa yang terbaik untuk kita.

Jika doa kita masih tidak dikabulkan mungkin karena sesuatu yang diminta kita bukanlah yang terbaik untuk kita. Percayakan semuanya kepada Allah, karena Allah mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Positive thinking to Allah. Semoga ibadah kita diterima, kita diberikan yang terbaik, segala dosa kita dihapuskan aamiin. J



Janji Nazar

Posted by Arno Firdaus On 17.56 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Pada zaman ini, susah sekali mencari manusia yang jujur. Pada akhirnya manusia menjadi tidak saling percaya satu sama lainnya kecuali memang sudah sangat dekat dekat orang itu. Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang Nazar, berikut adalah pembahasannya.

Nazar adalah sebuah janji untuk lebih mendekatkan diri kepada sang Ilahi. Nazar disyariatkan oleh islam karena membuat seseorang mendekatkan diri kepada-Nya. Nazar tidak berlaku jika alasannya malah untuk menjauhkan diri dari Allah.

Nazar dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut pembahasannya.

1.      Nazar lajaj
Nazar ini terjadi kita ada seseorang sedang kehilangan control berbicara karena sedang emosi atau sedang marah. Misal : ketika dia marah dia langsung berbicara “jika memang benar Demi Allah saya akan memberikan seluruh hartaku”.
Jika sesuatu yang dinazarkan menjadi kenyataan, orang yang bernazar diharuskan melakukan apa yang dinazarkan atau membayar kafarah sumpah. Yang melakukan nazar ini berhak memilih diantara keduanya dikarenakan dia tidak dalam keadaan sadar ketika mengucap nazar.

2.      Nazar al-Mujazah ( Mukafaah )
Ini merupakan nazar yang biasa dilakukan. Nazar seperti ini tidak sedang dalam keadaan emosi atau lupa diri. Nazar ini mengaitkannya dengan suatu perkara. Contoh : “Jika saya diterima di perusahaan ini demi Allah saya akan memberikan setengah gaji pertama saya untuk fakir miskin”.
Jika sesuatu yang dinazarkan berlaku, maka orang yang bernazar diharuskan apa yang ia katakan di nazar tersebut. Dan tidak boleh menggantinya dengan perkara lain.

3.      Nazar Mutlak
Nazar ini dilakukan hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah, nazar ini tidak mengaitkan dengan suatu perkara ataupun dalam keadaan marah. Contoh :”Untuk Allah saya akan puasa senin kamis bulan ini”.
jika nazar sudah terucap maka hukumnya wajib melakukan apa yang dinazarkan.

Adapun syarat-syarat untuk melakukan nazar diantaranya : Islam, Mukallaf, dan kehendak sendir (tidak dalam paksaan)
Dan syarat perkara yang dinazarkan sebagai berikut.
-          Perkara yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah
Jadi tidak boleh bernazar dengan perkara melakukan maksiat. Harus bertujuan unutk mendekatkan diri kepada Allah.

-       Perkaranya bukan kewajiban yang memang seharusnya dilakukan
Misalkan bernazar dan jika berlaku akan melakukan sholat shubuh tiap hari. Itu sesuatu yang tidak diperbolehkan.

Semoga ringkasan ini dapat memberikan informasi yang berguna. Dan semoga kita menjadi muslim yang lebih baik lagi aamiin :)


Sihir

Posted by Arno Firdaus On 17.52 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Sihir, ketika mendengar kata ini kebanyakan orang pasti langsung berfikir sesuatu yang keren dalam film Harry Potter atau membuat sesuatu yang mustahil jadi mungkin terjadi. Tapi beda lagi jika yang berpendapat orang pedesaan yang jauh dari kemodern-an akan langsung berfikir tentang dukun, pelet, santet atau semacamnya.
Sebagai seorang muslim, hendaknya kita melihat sesuatu berdasarkan syariat yang telah diajarkan, terlebih dalam sesuatu yang ghaib.

Secara bahasa sihir adalah segala sesuatu yang sebabnya terlihat samar. Di era modern ini mungkin banyak orang yang berfikir sihir itu hanya ada di zaman dulu, hari gini mana mungkin ada sesuatu yang seperti itu. Tapi menurut saya sihir masih ada sampai saat ini masih banyak orang yang mempraktekan sihir di dunia ini, entah itu untuk keperluan yang baik atau disalahgunakan untuk kepentingan pribadi bahkan untuk kepentingan politik.

Hukum dari menggunakan sihir adalah dosa besar, meskipun melakukannya untuk kebaikan apalagi untuk keburukan. Meskipun menggunakan sihir untuk menyembuhkan sihir lainnya tetap itu sesuatu yang dilarang. Lalu bagaimana cara menyembuhkannya? Dahulu Nabi Muhammad shallallahu‘alaihi wa sallam pun pernah terkena sihir hingga beliau jatuh sakit, lalu Allah swt menurunkan surat Al-Falaq dan An-Naas sebagai obat penyembuh bagi orang yang terkena sihir. Karena Allah swt. telah memberi obat untuk orang yang terkena sihir, jadi sihir dalam bentuk apapun hukumnya dilarang.

Sihir bisa dikategorikan syirik dalam 2 sisi yaitu.
1.       Orang yang menggunakan sihir dan meminta bantuan kepada syaitan dari kalangan jin. Jelas iniadalah syirik karena mereka meminta bantuan selain kepada Allah.

2.       Orang yang menggunakan sihir dan mengaku mengetahui hal-hal yang ghaib misalkan ramalan masa depan. Tentunya ini adalah syirik karena hanya Allah yang mengetahui hal-hal yang ghaib tapi mereka yang mengaku tahu hal ghaib adalah palsu.

Ada hadits yang mengatakan hukuman orang yang menggunakan sihir adalah dipenggal kepalanya atau dengan kata lain hukuman mati. Tapi hadits ini dipertanyakan kebenarannya, karena setiap manusia pasti pernah melakukan dosa baik itu dosa kecil atau dosa besar, tapi jika manusia itu bertaubat dengan sungguh-sungguh, tidak seharusnya kita menghukum dengan hukuman mati. Kita bisa memberikan kesempatan kepadanya untuk bertaubat dan kita serahkan kepada Allah hukuman yang apa pantas untuknya.


Kenapa sihir dilarang? Allah swt pasti mempunyai alasan akan hal itu. Kalau menurut saya sihir dilarang karena akan menggoyahkan ke stabilan alam, karena jika semua manusia menggunakan sihir dalam kehidupan sehari-hari, sesuatu akan lebih mudah didapatkan tanpa usaha. Jadi manusia tidak mau lagi bekerja keras karena ada sihir. Dan jika seperti itu mungkin banyak manusia yang tidak akan meminta bantuan kepada Allah swt. Jadi mungkin seperti itulah pendapat saya tentang sihir, Allahu A’laam.

Selasa, 11 Maret 2014

Rusak Hati

Posted by Arno Firdaus On 18.12 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Hati adalah sesuatu yang sugoi dari ciptaan Allah swt. Hati berbeda dengan akal dan sangat sulit menjelaskan apa yang dimaksud dengan hati. Meskipun zaman sudah canggih, sampai saat ini belum ada yang mampu menciptakan hati. Untuk itulah kita harus menjaga hati jangan sampai kita merusaknya. Rusak? Apakah hati bisa rusak? Jawabannya Ya. Berikut adalah sebab-sebab rusaknya hati.

1. Orang yang berbuat dosa dan mengandalkan taubat terus menerus.
Jangan sampai ketika kita ingin melakukan dosa kita berfikir bahwa “manusia adalah tempatnya dosa”, “semua manusia pasti punya salah”, “ahh cuma dosa kecil”, “setelah melakukan dosa ini taubat saja”, sesungguhnya itulah bisikan-bisikan syetan dan janganlah kita terjerumus kedalam tipu dayanya. Banyak yang tidak sadar bahwa pemikiran inilah salah satu penyebab rusaknya hati seseorang.
Kalau diumpamakan hati itu bagaikan kertas. Jika kita menggoreskan dosa lalu suatu saat dihapus dan dilakukan terus menerus yang terjadi adalah kertas itu menjadi rusak karena terlalu sering dicoret dan dihapus.

2. Mempunyai ilmu dan pengetahuan tapi tidak diamalkan
 Ilmu hanyalah titipan yang diberikan Allah kepada kita yang dikehendakinya. Untuk itulah jika kita mendapat kepercayaan untuk diberikan ilmu kita tidak boleh memendam ilmu itu sendirian. Karena ilmu harus dimanfaatkan untuk kehidupan semua orang. Apa ruginya kita menyebarkan ilmu, malah dengan menyebarkan ilmu kita menjadi semakin kuat dengan ilmu tersebut bukan malah ilmu itu hilang dari kita.
Jadi sebarkanlah ilmu dan pengetahuan yang benar, bukan malah menjerumuskan teman dengan ilmu yang salah.

3. Beramal tetapi tidak Ikhlas
Mengapa beramal tetapi tidak ikhlas, padahal harta yang kita punya tidak lain hanyalah titipan yang Allah berikan kepada kita. Jadi apa ruginya kita mengembalikan apa yang memang milik-Nya, meskipun memang milik Allah tapi Allah memberikan pahala yang tak ternilai bagi siapa saja yang mengamalkan sebagian hartanya.
Maka dari itu beramal lah dengan ikhlas. Karena dunia ini hanya sementara dan semua harta yang kita miliki hanyalah titipan yang akan ditanyai pertanggung jawabannya.

4. Menerima rizqi namun tidak bersyukur
Banyak orang tidak sadar akan rizqi yang ia dapatkan, misal menghirup udara, itu adalah rizqi yang tak ternilai tetapi banyak orang tidak menyadari betapa cintanya Allah kepada hambanya. Banyak orang terbuai akan nikmatnya rizqi yang Allah berikan sehingga lupa bersyukur kepada Sang Pemberi rizqi.
Tips dalam bersyukur, ketika kita berdoa mulailah dengan bersyukur. Misal : “ya Allah saya bersyukur engkau telah memberikan kepintaran ini dan ya Allah semoga saya semakin pintar lagi aamiin”. Itu adalah contoh jika kita ingin menjadi lebih pintar lagi tetapi kita tidak lupa bersyukur kepada-Nya.

5. Tidak ridho akan takdir Allah
Mengapa kita harus mempermasalahkan pembagian yang Allah berikan. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu tidak ketahui. Jadi tidak seharusnya kita menentang takdir Allah karena Allah lebih mengetahui apa yan terbaik untuk kita. Kita manusia hanya bisa berencana tapi Allah yang menentukannya.

6. Tidak mengambil pelajaran dari kematian seseorang
Sesungguhnya setiap kematian sesorang mempunyai nasehat-nasehat yang tidak akan kalian dapat dari orang hidup. Kita jadi mengerti bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, semua dari kita pasti akan meninggalkan dunia yang fana ini. jadi ambilah pelajaran dari kematian tersebut.
Misal: ada orang yang meninggal karena over dosis oleh minuman alcohol, berarti pelajaran yang kita dapat adalah bahwa minuman alcohol diharamkan karena berbahaya bagi tubuh kita, Allah tidak akan melarang sesuatu tanpa sebab yang pasti.


Itulah beberapa penyebab rusaknya hati seseorang. Semoga kita dijauhkan dari perbuatan di atas, semoga kita dapat selalu menjaga hati kita. Jika masih ada yang melakukan perbuatan diatas bertaubatlah sebelum terlambat karena waktu akan terus bergulir.

Minggu, 16 Februari 2014

Thaghut itu Syetan ?

Posted by Arno Firdaus On 20.11 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Mungkin hanya sedikit orang yang tahu tentang thaghut. Meskipun ada yang tahu, mungkin mereka hanya menyebutnya setan atau semacamnya. Di artiekl ini saya akan lebih memperjelas arti dari kata yang terdapat di surat An-Nisa ayat 60 itu. Ya, memang ini adalah bahasan mendalam tentang Islam, bagi yang ingin memperdalam pengetahuan tentang agama islamnya langsung saja simak artikel berikut.

Hidup di zaman ini memang banyak sekali orang yang memakai topeng hanya untuk mendapat kepercayaan masyarakat atau yang lebih buruknya yaitu menjerumuskan manusia ke perbuatan yang musyrik. Karena sesuatu yang telah menjadi mayoritas bahkan sudah menjadi kebiasaan, tanpa kita sadari sesuatu tersebut adalah hal yang menentang aturan agama Islam dan akhirnya kita pun masuk ke dalam jebakan syetan.
Kita kembali ke pembahasan kita yaitu thagut. Coba anda simak wahyu dari Allah swt ini.

”Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu.” (An Nisa: 60)

Bisa disimpulkan bahwa thagut adalah seorang pemimpin yang menjalankan aturan yang tidak berdasar kepada Al-Quran. Jadi kita diharuskan untuk mengingkari thagut tersebut.

Jadi thagut bukan hanya syetan, dia bisa berupa manusia. Pemimpin-pemimpin yang menjalankan hokum tanpa didasari oleh hukum Islam adalah thagut. Berhati-hatilah karena Allah memerintahkan kita untuk mengingkari thagut, jadi jika ada pemimpin yang seperti itu maka kita tidak boleh menurutinya karena jika kita menurutinya berarti kita termasuk orang-orang yang lalai akan perintah-Nya dan itu termasuk dosa yang besar.  

Jangan sampai tertipu oleh tipu daya syetan, karena syetan akan melakukan apapun untuk menyesatkan manusia sejauh-jauhnya. Meskipun itu adalah pimpinan kita harus mengingkarinya jika pemimpin itu tidak menggunakan aturan-aturan Islam. Bukannya kita memojokan kaum yang lain selain Islam, tapi sebagai muslim yang baik kita harus berusaha untuk menjadi lebih baik menurut agama kita masing-masing.
Dan pastinya akan timbul pertanyaan. “Apakah pemimpin-pemimpin di Indonesia adalah thagut ?”
Jawabannya bisa anda simpulkan sendiri. J

Terima kasih telah menyimak artikel ini.


Senin, 27 Januari 2014

Shalat itu Kebutuhan

Posted by Arno Firdaus On 17.35 | 3 comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Ada suatu hal di dunia yang sangat mudah dilakukan, yaitu meninggalkan shalat. Saya sangat heran, kenapa ada manusia yang tidak melakukan ibadah shalat tapi dia masih saja mengaku sebagai orang muslim. Sedangkan kita tahu sendiri, bahwa rukun islam yang kedua adalah shalat.
Shalat ini wajib ! bahkan melebihi wajib. Shalat adalah kebutuhan umat muslim, dengan shalat kita bisa membangun tiang agama dengan berdiri tinggi dan kokoh. Karena disebut juga shalat itu adalah tiangya agama.

Timbul pertanyaan dalam pikiran saya, Kenapa banyak muslim tidak melakukan shalat? Padahal Allah selalu memberi kita rezek berupa kehidupan, kita hidup di dunia milik Allah saw, kita menghirup udara yang diberi oleh Allah Ta’ala. Hanya beberapa menit kita melakukan shalat tapi kenapa kita sangat susah melakukannya. Bagaimana kalau kenikmatan menghirup udara dihentikan dalam beberapa menit? Apa kita sanggup hidup tanpa kenikmatan Allah saw. Jawabannya Tidak, tapi kenapa kita tidak mematuhi aturannya, malah mendekati larangannya. Ingat bahwa dunia ini hanya sementara.

Bagaimana cara kita membuat shalat menjadi kebutuhan. Pada dasarnya kita harus mengenali siapa Tuhan kita, siapa pemimpin kita, termasuk kaum siapakah kita. Jika kita sudah mengenal siapa Tuhan kita, coba kita dekati Tuhan kita, kenali lebih banyak tentang-Nya. Jika kita telah mengenal-Nya Insya Allah kita akan tahu betapa Allah saw sangat mencintai kita, betapa cintanya Rasulullah kepada kaumnya, betapa mulianya Rasul terakhir kita. Jika kita sudah merasakan Cinta kepada Allah saw dan rasul-Nya Insya Allah kita takkan sanggup meninggalkan perintahnya dan tidak ingin mendekati larangannya. Meskipun godaan menghadang Insya Allah kita akan bertahan pada perintah Allah Ta’ala.

Jangan lalai terhadap shalat, jika adzan berkumandang segerakan lah mengambil air wudhu dan shalat. Karena amal yang lain dilihat dari shalatnya, jika shalat kita baik maka amal yang lain juga baik tapi sebaliknya, jika shalat kita tidak baik maka amal yang lain juga tidak baik. Percuma saja jika kita berinfak sebanyak apapun jika tidak shalat tidak ada gunanya.

Rukun islam itu harus dilakukan bertahap, pertama syahadat dan kedua shalat. Jika kita melakukan shalat tanpa syahadat tidak ada gunanya, begitupun jika kita melakukan rukun islam dibawahnya seperti infak atau naik haji tanpa melaksanakan rukun islam shalat tidak ada gunanya.Tidak seperti syahadat yang dilakukan sekali, shalat dilakukan seumur hidup kita, 5 waktu dalam sehari.

Maka dari itu Jadikanlah Shalat itu Kebutuhan !

Minggu, 26 Januari 2014

Waktu doa yang baik (part 2)

Posted by Arno Firdaus On 22.40 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Salam Sugoi, seperti janji saya di artikel Waktu doa yang baik, artikel ini adalah lanjutan dari artikel Waktu doa yang baik, langsung saja sahabat kita simak.

 Waktu doa yang baik dari point 8 sampai selesai. Sebagai berikut.

8. Di hari Jum’at
Hari jumat di Islam memang hari yang istimewa di antara hari-hari lainnya. Di hari Jumat seorang muslim harus melakukan ibadah Jum’atan tanpa terkecuali. Begitu istimewanya hari Jumat bahkan hari diciptakan bumi adalah hari Jum’at dan kiamat pun akan terjadi pada hari Jum’at. Rasulullah pernah berkata bahwa ada waktu di hari jumat yang baik untuk berdoa, dan waktu itu sangat sebentar.

Ada yang berpendapat bahwa waktu tersebut ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai dilaksanakan.
Ada yang berpendapat setelah waktu Ashar sampai matahari terbenam.
Ada yang berpendapat berdoa lah dengan sungguh-sungguh pada kedua waktu tersebut, insya Allah doa yang dipanjatkan dengan serius akan dikabulkan oleh Allah Ta’ala.

9. Ketika turun hujan
Hujan adalah nikmat dari Allah saw. Oleh karena itu, kita jangan kesal akan turunnya hujan yang tidak lain diturunkan oleh Allah saw. Daripada kita kesal lebih baik kita gunakan waktu tersebut untuk berdoa.

10. Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar
Tidak ada penjelasan yang detail dari waktu berdoa ini dan tidak banyak punya mukmin yang tahu hal ini. Tapi dalam 2 hadits dikatakan Nabi Muhammad saw berdoa pada hari Rabu antara sholat Dhuzur dan sholat Ashar. Dan Insya Allah doanya dikabulkan.

11. Ketika Hari Arafah
Hari Arafah adalah hari ketika para jama’ah haji melakukan wukuf di padang Arafah, yang tidak lain adalah tanggal 9 Dzulhijjah. Dianjurkan pada hari tersebut memperbanyak doa, baik bagi jama’ah haji maupun bagi seluruh kaum muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Karena Rasulullah memerintahkannya dalam suatu Hadits.

12. Ketika Perang Berkecamuk
Mungkin untuk zaman modern seperti ini jarang sekali perang terjadi karena hamper semua Negara sudah Merdeka. Tapi ketika Perang berkecamuk adalah waktu berdoa yang mujarab. Karena orang yang berdoa tentunya dalam keadaan jihad dan sedang dalam mara bahaya.

13. Ketika Meminum Air Zam-zam
Rasulullah pernah bersabda dalam suatu Hadits bahwa Khasiat air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya. Jika niat peminum ingin sembuh maka disembuhkan, jika niat peminum ingin sukses dunia dan akherat maka Insya Allah akan ditunjukan jalan yang lurus.

Alhamdulillah artikel tentang Waktu-waktu doa yang baik telah selesai. Apakah anda sudah sering berdoa di waktu-waktu tersebut?, jika belum lakukanlah dan jika sudah tingkatkanlah.
Semoga bermanfaat bagi pembaca. Mudah-mudahan Allah saw mengabulkan semua doa kita dan menuntun kita ke jalan yang di ridhoinya.


Waktu doa yang baik

Posted by Arno Firdaus On 22.03 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..



Manusia tidak lepas dari keinginan dan hasrat ingin mendapatkan sesuatu. Untuk itulah kita berdoa kepada Allah swt agar bisa mengabulkan keinginan yang dia sampaikan. Allah swt sangat mencintai orang yang berdoa kepadanya, begitu juga sebaliknya, Allah swt membenci orang yang tidak berdoa kepadanya. Sungguh Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Tapi kita jangan berburuk sangka jika doa kita tidak dikabulkan, karena Allah swt lebih mengetahui apa yang lebih baik untuk kita daripada diri kita sendiri.

Kenapa kita tidak berdoa? Apa susahnya berdoa? Kita punya banyak waktu hidup di dunia, apa susahnya kita meluangkan beberapa menit dari 24 jam untuk berdoa kepada-Nya. Terkadang kita terlalu sibuk pada kehidupan dunia dan kita hanya berdoa secepat kilat. Usahakanlah meluangkan waktu untuk berdoa dengan sungguh-sungguh.

Berdoa itu bagaikan mengamen, jika kita mengamen dengan bagus yang mendengarkan juga tidak ingin cepat-cepat memberi uang karena tidak ingin kita berhenti menyanyi. Tapi sebaliknya, jika kita mengamen dengan jelek, yang mendengarkan langsung memberi uang agar kalian segera pergi. Jadi berbangga dirilah kalian jika doa kalian belum dikabulkan, karena Allah swt ingin kita lebih dekat lagi kepada-Nya dan Allah swt masih ingin mendengarkan doa-doa mu yang sangat indah.  

Meskipun berdoa bisa dilakukan dimana saja tapi kita tidak boleh berdoa di tempat yang tidak layak, misalkan di wc. Untuk mendapatkan ridhonya dan kesempurnaan dalam berdoa ada tempat yang tepat untuk kita berdoa, sebagai berikut.

1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir
Seperti tiga malam adalah waktu yang penuh berkah. Kebanyakan orang pada waktu itu sedang menikmati tidurnya dengan pulas tapi jika ada orang yang sudah bangun dan mengambil air wudhu lalu melakukan sholat malam dan berdoa, pastinya sungguh luar biasa orang tersebut. Dalam keheningan malam tentunya dia juga berdoa sangat khusyu karena tidak ada gangguan dari siapapun. Rasulullah saw pun mengistimewakan watu sepertiga malam. Oleh karena itu Insya Allah doa kita akan dikabulkan oleh-Nya. aamiin.


2. Ketika berbuka puasa
Waktu berbuka puasa adalah waktu yang penuh keberkahanm karena diwaktu itu manusia menikmati rezeki dari Allah swt, setelah menahan berpuasa pada pagi dan siang harinya. Kita pun harus menahan nafsu kita untuk makan secepatnya dan berdoa lebih dahulu. Oleh karena itu manfaatkan lah waktu berbbuka puasa dengan berdoa.


3. Ketika malam lailatul qadar
Sebagaimana kita ketahui, malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Qur’an. Malam ini lebih utama daripada 1000 bulan.
Untuk itulah pada malam lailatul qadar kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan berdoa.

4. Ketika adzan berkumandang
Selain dianjurkan menjawab adzan dengan lafazh yang sama, dianjurkan juga untuk berdoa, karena disebutkan juga didalam hadits, bahwa doa pada waktu berkumandangnya adzan adalah tidak tertolak dan kecil kemungkinannya untuk ditolak.

5. Di antara adzan dan iqamah
Waktu jeda antara adzan dan iqamah adalah doa yang tidak tertolak. Kita pun tentunya harus ada di masjid sebelum waktu adzan dan iqamah yang berarti kita tidak boleh terlambat datang ke masjid jika kita ingin berdoa pada waktu ini. Jadi berguna juga untuk melatih kedisplinan kita dalam beribadah.

6. Ketika sedang sujud dalam shalat
Dikatakan didalam hadits bahwa seseorang sangat dekat dengan Allah swt ketika dia bersujud. Oleh karena itu kita harus memanfaatkan waktu tersebut untuk berdoa.

7. Ketika akhir sholat wajib
Maksudnya akhir sholat wajib tersebut adalah sebelum salam. Rasulullah saw menganjurkan berdoa sebelum selesai shalat bukan setelah shalat, Allah pun bersabda pada surat An Nisa ayat 103 bahwa setelah selesai sholat maka berdzikirlah. Jadi Allah swt menganjurkan berdzikir setelah sholat bukan berdoa. Jika ada pertanyaan “ Apakah disyariatkan berdoa setelah sholat?” jawabannya Tidak. Karena setelah sholat disyariatkan untuk berdzikir. Tetapi tidak apa-apa juga jika kita melakukannya.

Sungguh disayangkan kebanyakan umat muslim membiasakan doa setelah shalat wajib bukan sebelum sholat selesai sholat. Jika ada waktu yang disyariatkan untuk berdoa kenapa kita melakukan yang tidak disyariatkan.


Di artikel diatas ada 7 waktu yang baik untuk berdoa, tapi masih ada lagi 6 waktu untuk berdoa yang akan saya bahas di artikel Waktu doa yang baik (part 2). J

Selasa, 21 Januari 2014

Al-Wahn, Penyakit Cinta Dunia dan Takut Mati

Posted by Arno Firdaus On 18.15 | 2 comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Zaman terus bergulir tanpa henti dan dalam pikiran saya bertanya-tanya, apakah kita masih belum menemukan kecintaan kita kepada Sang Pencipta dan Utusannya?. Padahal tanda-tanda akhir zaman semakin jelas terlihat.

Apa yang akan kita tunggu? Apakah kita akan menunggu kesiapan yang entah sampai kapan siapnya. Ingat bahwa Malaikat pencabut nyawa tidak akan menunggu kita menjadi lebih baik untuk mencabut nyawa kita.
Dimana pun kalian berada, tentunya tak sedikit orang yang mengaku umat Islam tetapi berperilaku seperti Yahudi dan Nasrani. Karena lemahnya iman kita, mereka (Yahudi dan nasrani) menjebak kita dengan keindahan duniawi, sehingga kita lupa akan hari setelahnya. Dimana pun kalian berada, pasti bisa kita lihat umat Islam yang sedikit demi sedikit melangkah menjauh dari apa yang diperintahkan oleh Allah swt dan yang disunnahkan oleh Rasululloh saw.

Coba anda pikirkan, Narkoba dan minuman keras yang dahulu diminum oleh orang kafir, sekarang dengan bangga umat muslim melakukannya.  Hubungan seks diluar nikah adalah kebiasaan orang barat, dan sekarang umat muslim dengan mudahnya melakukan hal tersebut. Membuka aurat yang dulunya dilakukan oleh orang kafir, sekarang hal itu adalah hal yang biasa dilakukan oleh muslimah. Berpacaran yang biasa dilakukan oleh orang kafir, sekarang umat muslim melakukannya dengan bangga. Jika tidak punya pacar tidak gaul lah tidak apalah. Astagfirullah.

Memang Negara Indonesia bukan Negara Islam, apa alasan itu yang membuat kita meninggalkan kewajiban kita dan mengikuti perilaku-perilaku Yahudi dan Nasrani?. Memang apa salahnya bukan hidup di Negara Islam?.  Apa karena bukan Negara Islam kita tidak perlu sepenuhnya menjadi Muslim yang sesungguhnya?. Jawabannya Tidak, jika saya diminta memilih antara aturan Negara atau Islam, saya lebih memilih aturan Islam meskipun keputusan tersebut membuat saya dibuang dari Negara saya.
Banyak orang mengartikan salah Cinta kepada Allah swt. Kita memang diharuskan mencintai Allah swt dan Nabi Muhammad saw tetapi hal tersebut jangan membuat kehidupan kita jadi tidak seimbang. Kita tidak boleh terus menerus beribadah tanpa melakukan kewajiban kita di dunia. Urusan dunia dan akhirat haruslah seimbang.

Cinta dunia? Apakah kita harus mencintai dunia? Jawabannya Tidak, karena dunia ini hanya sementara. Akhir-akhirnya seluruh manusia akan meninggalkan Dunia ini. Bagaimana cara kita untuk sukses jika tidak mencintai dunia? Dengan bertumpu pada kaidah-kaidah Islam kita pun bisa sukses di dunia bahkan di akhirat, tidak perlu mencintai dunia, yang kita perlukan hanyalah mencintai Allah swt dan Rasulnya.

Kebanyakan orang pastinya takut mati. Selain karena amal, apa kita takut mati karena mencintai dunia?. Karena mencintai dunia, kita lupa untuk beramal dan menabung untuk hari akhirat nanti. Oleh karena itu, beramalah sebanyak-banyaknya, berlomba-lombalah dalam kebaikan, niscaya kita tidak akan takut pada kematian, karena kematian adalah awal untuk kehidupan yang kekal.

Minggu, 19 Januari 2014

Kisah Nabi Muhammad saw menyuapi Yahudi

Posted by Arno Firdaus On 19.10 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad saw memiliki hati yang sangat mulia dan tak tertandingi. Seperti yang akan saya ceritakan di artikel ini.

Pada waktu itu ada seorang pengemis yahudi yang mengalami kebutaan, dia hidup seorang diri. Disini lah kisah berawal, ada seseorang yang bertemu dengan seorang Yahudi tersebut dan dia merasa iba terhadapnya. Diberikan lah makanan kepada seorang Yahudi tersebut, lalu orang itu menyuapi seorang Yahudi tersebut dengan penuh kasih sayang. Orang itu tidak memberitahu dirinya yang sebenarnya.

Tak lama dari itu Nabi Muhammad saw meninggal. Tepat dengan meninggalnya Nabi Muhammad saw, seorang yang sering memberi makan si Yahudi tidak dating. Si yahudi tersebut bertanya-tanya kenapa orang tersebut tidak datang kembali menyuapinya. Tak berapa lama, dalam kebingungannya si yahudi didatangi oleh Abu Bakar dan memberi makan kepada yahudi tersebut.

”Kau tahu Nabi Muhammad saw?” Abu Bakar bertanya kepada si Yahudi.

Dia menjawab. ”Orang itu adalah orang yang sangat kubenci, hei kau bukan orang yang biasa menyuapiku makan !”
Abu Bakar berkata “Memang apa bedanya ?”

Si yahudi berkata “Orang yang biasa memberiku makan menyuapiku dengan penuh kasih sayang, dia melunakan makanannya terlebih dahulu. Aku selalu bercerita tentang orang yang mengaku Nabi terakhir yang sangat kubenci. Setelah selesai menyuapiku dia selalu mencium keningku”

“Orang itu adalah nabi Muhammad saw” sambil menangis Abu Bakar berkata.

Lalu si yahudi menyesal telah menceritakan hal buruk tentang Nabi Muhammad. Dia bertaubat dan langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dihadapan Abu Bakar.

Memang tidak ada habisnya jika menceritakan kemuliaan Nabi Muhammad saw. Tidak cukup jika menceritakannya dalam artikel.
Ya mungkin seperti itulah yang saya dengarkan di khutbah kumat di tempat saya. Mohon maaf bila ceritanya kurang lengkap.


Salah satu alasan begitu mulianya Nabi Muhammad saw adalah karena Operasi Hati yang dilakukan Malaikat.

Kamis, 16 Januari 2014

Tidur yang Dilarang

Posted by Arno Firdaus On 20.08 | 1 comment
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Seperti yang dibahas sebelumnya di artikel Adab-adab tidur dalam Islam, selanjutnya akan kita bahas waktu-waktu apa saja yang dilarang untuk tidur.
Ternyata kita tidak boleh tidur sembarang waktu. Karena ada hal yang harus dipertimbangkan dalam Islam.
inilah waktu-waktu tidur yang dilarang sebagai berikut.

1. Tidur di pagi hari setelah Shubuh
Kenapa tidur pagi hari setelah Shubuh dilarang? sudah jelas dilarang karena menurut orang tua juga jika bangun kesiangan 'rezekinya di patok ayam'. Memang benar kalimat tersebut, nyatanya kebanyakan orang berangkat bekerja pada pagi hari. Menurut survei juga dikatakan orang yang bangun lebih siang mempunyai berat badan yang berlebih.

2. Tidur setelah Makan
Sesudah makan memang enaknya langsung tidur, tapi tidur seperti itu dilarang. Dalam ilmu medis pun tidak dianjurkan karena tidak baik untuk kesehatan. Kalau menurut orang tua "makanannya belum turun ke perut jadi jangan tidur dulu".

3. Tidur Sepanjang hari
Sudah jelas hal ini sangat dilarang, kenapa harus tidur sepanjang hari? Orang sakit juga ada kalanya bangun dan melakukan aktiftas meskipun terbatas. Karena kita sebagai makhluk sosial harus bersosialisasi. Dan masih banyak kewajiban yang harus dilakukan kita selain tidur.

4. Tidur diwaktu Ashar
Menurut ilmu medis tidur pada waktu ini membuat kepala menjadi pusing, dan jika terus menerus dilakukan bisa mengakibatkan kegilaan. Dan pada waktu ini Matahari mengeluarkan sinar gamma yang berbahaya.

5. Tidur sebelum Isya
Jelas hal seperti ini dilarang, dikarenakan kita belum menyelesaikan kewajiban kita yaitu sholat Isya.

Untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan menjaga kesehatan tubuh sebaiknya tidak melakukan cara kelima tidur diatas. Semoga bisa menambah wawasan pembaca.

Baca juga artikel menarik tentang Operasi hati Nabi Muhammad saw. Bagi yang belum tau akan menambah wawasan dan yang sudah tau akan memperjelas hal tersebut.

Adab-adab tidur dalam Islam (part 2)

Posted by Arno Firdaus On 16.44 | No comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Salam sugoi semuanya , untuk melanjutkan artikel Adab-adab dalam tidur kita langsung saja disimak artikel berikut.

Adab-adab tidur dalam islam selanjutnya adalah sebagai berikut.
6. Hendaknya kita mengingat apa saja dosa yang kita perbuat di hari itu, dan renungkanlah. Minta ampun kepada Allah , bertaubatlah dan berjanji tidak akan melakukan dosa tersebut lagi. 

7. Setelah bangun tidur, disunnahkan mengusap bekas-bekas tidur yang ada pada wajah dan tangan.

8. Bersiwak, beristinsyaq dan beristintsaar (menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan kotoran dari hidung). Karena dalam Hadits disebutkan syetan itu bermalam di rongga hidung manusia.

9 . Mencuci tangan tiga kali.

10. Pada usia 6 tahun anak lak-laki dan perempuan hendaknya dipisahkan tempat tidurnya. 

11. Tidak boleh telanjang, harus memakai pakaian.

12. Jika bermimpi buruk, jangan ceritakan kepada orang lain, dan meludahlah ke arah kiri tiga kali lalu meminta perlindungan dari syetan-syetan yang terkutuk kepada Allah swt. Jika akan tidur kembali, tidur ke arah berlawanan dari tidur sebelumnya. 

13. Jika sudah bangun tidur hendaknya membaca do’a sesudah tidur.

Itulah ke13 adab-adab dalam tidur menurut Islam. Jika ada yang ditambahkan silahkan.
 Adab-adab dalam tidur sudah dibahas. Silahkan baca-baca lagi artikel menarik tentang Waktu tidur yang di larang. Dijamin menambah pengetahuan kita amiin 

Selasa, 14 Januari 2014

Adab-adab tidur dalam Islam

Posted by Arno Firdaus On 20.18 | 3 comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
 
Tunggu dulu pemirsa, jangan berpikiran yang negative sebelum membaca sampai selesai artikel ini. Daripada penasaran, langsung saja artikelnya dibaca.

Tidur adalah kebutuhan makhluk hidup untuk beristirahat, mengumpulkan tenaga dan stamina serta menyegarkan kembali pikiran kita. Menurut para dokter, pola tidur yang baik itu adalah pada jam 9 sampai jam 5 yang berarti membutuhkan waktu 8 jam. Tapi kita sebagai umat islam di Indonesia harus bangun lebih awal dikarenakan adzan shubuh yang berkumandang kurang lebih pada jam 4-an.

“Dan Kami jadikan tidur kalian untuk istirahat” (Qs. an-Naba: 9).

Begitu terperinci ilmu yang terdapat dalam Al-Quran. Islam pun memperhatikan setiap detail dari cara dan waktu tidur yang baik. Oleh karena itu kita harus mengatur pola tidur kita, melakukan sunnah Rasul untuk bagaimana kita tidur.

Lalu, bagaimanakah Rasululloh mengajarkan adab-adab dalam tidur? Sebagai berikut.

1. Tidak boleh tidur terlalu malam, tapi tidak boleh juga tidur sebelum isya. Jika tidak ada sesuatu yang penting tidak boleh tidur terlalu malam. Dalam hadits HR,Al-Bukhari dan Muslim .
“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘allaihi wasallam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.”

 2. Berwudhu sebelum tidur. Jika kita berwudhu sebelum tidur Allah senantiasa menjaga dari godaan syetan yang terkutuk dan ketika bangun badan pun menjadi lebih segar. Jika tidak percaya coba saja sendiri.

3. Mendahulukan tidur dengan berbalik ke sebelah kanan, dalam ilmu medis terbukti jika dalam tidur seperti itu membuat kualitas tidur lebih baik.

4.  Membaca ayat-ayat Al-Qur’an, agar hati tenang dan syetan pun tidak akan bisa mendekati dan mengganggu kita dalam mimpi atau gangguna lainnya. Dengan membaca sebagai berikut :
a. Membaca ayat kursi .
b. Membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqoroh.
c. Mengatupkan dua telapak tangan lalu membaca Al-Ikhlas lalu lalu ditiupkan ke kedua telapak tangan lalu dengan kedua telapak tangan usap seluruh bagian tubuh yang bisa kita gapai. Lakukan yang sama dengan surat Al-Falaq dan An-Naas. Semuanya di lakukan sebanyak 3 kali sesuai sunnah Rasul.

5. Membersihkan tempat tidur sebelum tidur, karena kita tidak tahu apa yang terjadi di tempat tidur kita yang ditinggalkan sewaktu kita melakukan aktifitas.

Pembahasan masih belum selesai, karena pembahasan masih panjang dan agar yang membaca juga penasaran. Saya akan melanjutkan di artikel Adab-adab tidur dalam Islam (part 2).

Minggu, 12 Januari 2014

Muslim itu harus Jujur

Posted by Arno Firdaus On 18.44 | 1 comment
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Nabi Muhammad adalah sosok yang harus menjadi teladan bagi kita semua. Beliau pun termasuk sebagai orang paling berpengaruh nomor 1 sepanjang masa. Dalam artikel ini saya akan membahas sedikit tentang sifat kejujuran rasulullah SAW.

Berikut adalah hadits tentang perintah Rasulullah untuk melakukan kejujuran dan melarang kedustaan.
Dari Abdullah (bin Mas’ud) ra. berkata, “Rasulullah SAW. bersabda: “Hendaklah kalian berlaku jujur, sebab kejujuran itu mengantar kepada kebaikan dan kebaikan itu mengantar ke surga dan senantiasa orang itu berlaku jujur dan terus menerus berlaku jujur sehingga dicatat di sisi Allah selaku orang yang jujur. Dan janganlah kalian berlaku dusta, sebab dusta mengantar kepada kedurhakaan dan kedurhakaan itu mengantar kepada neraka, dan senantiasa orang itu yang berdusta dan terus menerus berdusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR. Bukhari Muslim).

Orang-orang Quraisy waktu itu berpikir bahwa Rasulullah SAW berbohong, karena Beliau bisa melakukan perjalanan dari Mekah menuju Al Aqsa atau yang kita kenal dengan Isra’ dalam waktu kurang dari semalam. Padahal pada masa itu kendaraan yang paling cepat hanyalah onta, dengan waktu paling cepat 2 bulan untuk mengantar seseorang bolak-balik dari Mekah ke Palestina.
Jadi menurut orang Quraisy, mana mungkin ada manusia yang bisa pulang pergi begitu cepat bagaikan kilat, pasti Beliau itu berbohong, pikir mereka.

Dilihat dari jaman-jaman sebelumnya seperti kisah Nabi Sualeman yang memindahkan singgasana secepat kedipan mata, bukan hal yang mustahil mukjizat seperti itu terjadi kembali di jaman Nabi Muhammad SAW.
Padahal kenyataannya Beliau adalah manusia yang jujur sehingga digelari al-amin. Bahkan sejak muda nya Beliau paling terkenal dengan kejujurannya di seantero Arab, dengan kejujurannya pun dia juga dipercaya banyak orang sehingga bisnis jual-belinya pun mendapati kesuksesan.

Intinya adalah  janganlah terlalu mengagumi akal kita sehingga kita melupakan Yang Menciptakan akal itu sendiri. bersikaplah sesederhana mungkin.

Kamis, 09 Januari 2014

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad memiliki hati yang sangat suci. Mengapa beliau memiliki hati yang sangat bersih? Mungkin salah satu alasannya karena kejadian berikut.
Sewaktu kecil, Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sedang menggembalakan kambing yang dimiliki oleh keluarga Halimah binti Abi Dzuaib dari Kabilah as Sa’diyah, tiba-tiba beliau didatangi dua malaikat, lalu keduanya membelah dada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengeluarkan bagian yang kotor dari hatinya. Peristiwa ini telah dijelaskan oleh Anas bin Malik dalam hadits shahih yang diriwayatkan Imam Muslim.

Telah dijelaskan sendiri oleh Nabi Muhammad dalam sebuah hadits. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

... فَبَيْنَمَا أَنَا مَعَ أَخٍ لِي خَلْفَ بُيُوْتِنَا نَرْعَى بِهِمَا لَنَا إِذْ أتَانِي رَجُلاَنِ – عَلَيْهِمَا ثِيَابٌ بِيْضٌ- بِطَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ مَمْلُوْءٍ ثَلْجًا ثُمَّ أَخَذَانِي فَشَقَّا بَطْنِي ثُمَّ اسْتَخْرَجَا قَلْبِي فَشَقَّاهُ فَاستخْرَجَا مِنْهُ عَلَقَةً سَوْدَاءَ فَطَرَحَاهُ ثُمَّ غَسَلاَ قَلْبِي وبَطْنِي بِذَلِكَ الثَّلْجِ حَتَّى أَنْقَيَاه ُ…

"Ketika aku sedang berada di belakang rumah bersama saudaraku (saudara angkat) menggembalakan anak kambing, tiba-tiba aku didatangi dua orang lelaki-mereka mengenakan baju putih-putih dengan membawa baskom yang terbuat dari emas penuh dengan es. Kedua orang itu menangkapku, lalu membedah perutku. Keduanya lalu mengeluarkan hatiku dan membedahnya, lalu mereka mengeluarkan gumpalan hitam darinya dan membuangnya. Kemudian keduanya membersihkan dan menyucikan hatiku dengan air itu sampai bersih".

Dalam sebuah hadits oleh Imam Ahmad juga disebutkan :

فَأَقْبَلاَ يَبْتَدِرَانِي فَأَخَذَانِي فَبَطَحَانِي إِلَى الْقَفَا فَشَقَّا بَطْنِي ثُمَّ اسْتَخْرَجَا قَلْبِي فَشَقَّاهُ فَأَخْرَجَا مِنْهُ عَلَقَتَيْنِ سَوْدَاوَيْنِ

"…… keduanya lalu bersegera mendekati dan memegangiku. Kemudian aku ditelentangkan, kemudian membedah perutku. Kedua malaikat itu mengeluarkan hati dari tempatnya dan membedahnya. Selanjutnya mereka mengeluarkan dua gumpalan darah hitam darinya ……"

Dari dua riwayat di atas dapat kita ketahui, bahwa peristiwa Operasi Hati yang dilakukan kedua malaikat kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah mutlak terjadi.

Banyak kaum-kaum yang menolak kebenaran dari hadits ini, alasannya karena peristiwa ini tidak logis. Kenapa tidak logis? Di zaman sekarang sudah banyak peralatan canggih yang memungkinkan manusia mendonorkan bagian tubuhnya. Kenapa bagi malaikat itu tidak mungkin? Sungguh zhalim orang yang berfikiran seperti itu. Adapula kaum orientalis yang mengatakan bahwa peristiwa itu hanya dongeng belaka dan mereka menganggap peristiwa itu hanyalah pengalaman rohani belaka, bukan peristiwa yang terjadi secara nyata. Mereka juga mengatakan hadits itu diceritakan oleh anak kecil yang belum banyak mengetahui apa-apa.
Kita sebagai umat islam yang berakal seharusnya wajib mengimani dan menerima dengan lapang dada tanpa mencari-cari atau mengalihkan makna yang sebenarnya.

Imam al Qurthubi, dalam kitab al Mufhim mengatakan, penolakan terhadap peristiwa operasi dada Nabi Muhammad pada malam Isra’ dan Mi’raj tidak perlu ditanggapi, karena orang-orang yang meriwayatkan adalah orang-orang yang terpercaya dan dikenal banyak orang.


Dalam dalil oleh Imam Muslim dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu diceritakan :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَاهُ جِبْرِيلُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَلْعَبُ مَعَ الْغِلْمَانِ فَأَخَذَهُ فَصَرَعَهُ فَشَقَّ عَنْ قَلْبِهِ فَاسْتَخْرَجَ الْقَلْبَ فَاسْتَخْرَجَ مِنْهُ عَلَقَةً فَقَالَ هَذَا حَظُّ الشَّيْطَانِ مِنْكَ ثُمَّ غَسَلَهُ فِي طَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ بِمَاءِ زَمْزَمَ ثُمَّ لَأَمَهُ ثُمَّ أَعَادَهُ فِي مَكَانِهِ وَجَاءَ الْغِلْمَانُ يَسْعَوْنَ إِلَى أُمِّهِ يَعْنِي ظِئْرَهُ فَقَالُوا إِنَّ مُحَمَّدًا قَدْ قُتِلَ فَاسْتَقْبَلُوهُ وَهُوَ مُنْتَقِعُ اللَّوْنِ
قَالَ أَنَسٌ وَقَدْ كُنْتُ أَرْئِي أَثَرَ ذَلِكَ الْمِخْيَطِ فِي صَدْرِهِ

"Bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam didatangi oleh Malaikat Jibril ketika beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam sedang bermain dengan beberapa anak. Jibril kemudian menangkapnya, menelentangkannya, lalu Jibril membelah dada. Jibril lalu mengeluarkan hatinya, dan mengeluarkan dari hati beliau segumpal darah beku sambil mengatakan “Ini adalah bagian setan darimu”. Jibril kemudian mencucinya dalam wadah yang terbuat dari emas dengan air zam-zam, lalu ditumpuk, kemudian dikembalikan ke tempatnya. Sementara teman-temannya menjumpai ibunya (maksudnya orang yang menyusuinya) dengan berlari-lari sambil berkata: “Sesungguhnya Muhammad telah dibunuh”. Kemudian mereka bersama-bersama menjumpainya, sedangkan dia dalam keadaan berubah rona kulitnya (pucat). Anas mengatakan: “Saya pernah diperlihatkan bekas jahitan di dadanya”.

Dengan demikian, meskipun banyak orang yang menolak tapi saya anggap hadits ini soheh. Kita sebagai umat islam harus meyakini peristiwa tersebut.

Minggu, 05 Januari 2014

SYI’AH (Agama menyimpang dari Irak)

Posted by Arno Firdaus On 21.33 | 3 comments
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang,
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Seperti yang kita tahu agama Islam terbagi menjadi beberapa aliran namun tetap saja Islam adalah satu. Namun di daratan Irak ada aliran yang disebut dengan Syi’ah. Syi’ah didirikan oleh para pengikut syaidina ali setelah syaidina ali wafat. Syi’ah adalah aliran muslim yg memiliki pendirian tersendiri yang bisa dikatakan menyimpang dari ajaran muslim yg seharusnya karna disyi’ah ini ada beberapa hal yg sangat berbeda dgn ajaran muslim (islam) pada umumnya.

Syi’ah memiliki acara (drama pembunuhan husain) peringatan hari dimana  hasan husain anak dari ali bin abi talib dan siti patimah yg juga cucu nabi muhamad saw. meninggal karna dibunuh oleh lawan perangnya yakni umat yahudi(hasan husain dibunuh dgn cara di penggal kepalanya dan kepalanya di jadikan bola).
Di syi’ah adapun peringatan hari asyura(10 muharam) di muslim pada umumnya di sebut idul fitri(di indo) peringatan hari asyura ini cukup unik atau mungkin bisa di bilang aneh, kenapa ? karena di acara peringatan ini kegiatan yg dilakukan adalah mencambuk2 dada dgn tangan sampai berdarah yg diiringi fuji2an terhadap husain dan syaidina ali(kalau di agama nasrani seperti ritual golongan nasrani ekstream), acaranya dilaksanakan di gereja(contohnya adalah hari peringatan haul arbain imam husein / 40 hari wafatnya husein di Griya Bina BPIB(Gereja Berqzicht)).

Adzan, lafadz adzan yg dikumandangkan jauh berbeda dgn adzan cara umat muslim pada umumnya karna setelah menyebut nama rasulluloh muhamad saw  kemudian di sebutkan juga ali sebagai wali alloh lalu setelah haiyaallal palah diikuti haiyaallal hairil amal.

Wudhu, tidak ada doa niat wudhu lalu wudhu yg dilakukan di awali dengan membasuh wajah dgn segenggam air, diusapkan7 x hingga siairnya tidak menetes lagi, kemudian ambil segenggam air lagi di basuhkan ke tangan kanan 7 x lalu segenggam air untuk membasuh tangan kiri 7 x lalu membasuh rambut 1 x dan mengelap ke2 kaki masing2 1 x tanpa mengambil air wudhu lagi.
.........

Semoga kita tidak terjatuh ke jurang kesesatan. Semoga Allah membimbing kita ke jalan yang lurus.

dikarenakan tidak memungkinkan dimuat dalam satu artikel
Di artikel selanjutnya akan dibahas.

Blogroll

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Site Rank